Asal Usul Sneakers

Kata sneakers berasal dari kata “sneak” yang artinya “mengendap-endap”. Dinamai sneakers karena sol sepatu dibuat dari karet sehingga saat berjalan tidak menimbulkan suara.

Sneakers sudah ada sejak 1800-an, namun saat itu dikenal dengan nama plimsolis. Kemudian, pada awal abad ke-19, disempurnakan perusahaan Amerika, US Rubber Company, memproduksi sepatu sneakers berbahan kanvas. Bahan kanvas pada body sepatu ini membuatnya jauh lebih nyaman dipakai daripada versi sebelumnya. Sepatu tersebut kemudian diberi label Keds, sehingga menjadi terkenal dengan sebutan sepatu Keds, yang merupakan cikal bakal perkembangan sneakers selanjutnya.

Barulah pada tahun 1912, sepatu Keds mulai diproduksi secara massal atau besar-besaran. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan sepatu ini, orang-orang pun mulai menyebutnya sneakers yang berasal dari kata “sneak”.

Menurut sejarah, sneakers memang diciptakan pertama kali di kawasan Amerika. Barulah pada tahun 1924, sneakers mulai merambah ke dataran Eropa. Pada tahun tersebut, seorang pria asal Jerman bernama Adolf Dassler menciptakan sneakers yang ia beri nama yang terinspirasi dari namanya sendiri, Adidas.

Kemudian, Fashion Article brand Adidas ini berkembang semakin sukses dan menjadi salah satu brand sepatu olahraga terpopuler di dunia. Bahkan, Adidas juga telah merambah menjadi perusahaan busana olahraga terbesar di Eropa dan terbesar kedua di dunia.

Sneakers
Sneakers

Sneakers populer menjadi salah satu fashion item pada tahun 70-an. Hal itu bisa terjadi karena sneakers adalah bagian penting dalam budaya hip hop dan rock and roll.

Beberapa musisi besar pernah menandatangani kontrak jutaan dollar dengan brand sneakers ternama seperti Nike, Adidas, dan Puma untuk mempromosikan produk mereka. Sampai sekarang pun masih ada sejumlah brand sneakers yang menjadikan selebriti sebagai bagian dari strategi pemasaran, seperti Lil’ Wayne, Kanye West, dan Rihanna.

Sneakerhead adalah sebutan untuk orang-orang yang memang mencintai dan hobi mengoleksi sneakers. Umumnya, para sneakerhead memakai sneakers sebagai kebutuhan fashion dan melengkapi gaya berbusana mereka.

Tidak sekadar mengoleksi dan memakai, sneakerhead juga kerap memperjualbelikan sepatu edisi khusus atau terbatas kepada sesama sneakerhead. Ada juga yang memodifikasi sepatu ini demi mendapat nilai jual yang lebih tinggi.

Istilah sneakerhead muncul pada tahun 1980-an di Amerika Serikat. Sneakerhead dibagi menjadi dua kelompok, yaitu dari kalangan pecinta olahraga basket dan dari penggemar musik hip hop. Kemudian dalam perkembangannya, sneakers pun semakin populer sampai ke komunitas olahraga skateboarding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *